Category Archives: Komputer

4 Cara Membersihkan Cache Komputer Dengan Pembersih Virus

Hasil gambar untuk membersihkan cache komputer

Membersihkan Cache Komputer Dengan Pembersih Virus

Pembersih virus tentu saja sangat penting untuk diketahui oleh para pengguna komputer untuk membersihkan cache komputer. Karena dengan beriringnya waktu pemakainan, komputer yang Anda gunakan akan semakin melambat performanya. Bila semakin dibiarkan, akan semakin memperparah kerja komputer Anda.

Permasalahan karena menumpuknya cache bukan melulu masalah pada perangkat komputer saja. Penumpukan cache juga menjadi masalah dari hampir seluruh perangkat elektronik berteknologi canggih seperti smartphone, tablet, laptop, notebook, dan perangkat elektronik lainnya yang terbiasa tersambung dengan internet. Semua perangkat elektronik berteknologi tinggi ini biasanya akan menghasilkan file temporary yang sifatnya hanya sementara.

Permasalahan akan timbul bila Anda malas untuk menghapus file-file sementara tersebut sehingga akan semakin menumpuk di sistem operasi dan akan memperlambat kinerja sistem. Karenanya kerap kali Anda akan mendapati perangkat Anda bekerja sangat lambat tidak seperti biasanya. Hal ini dikarenakan adanya cache menggangu performa dan membebani sistem.

Sebenarnya cache bukanlah semacam virus yang berbahaya untuk komputer Anda. Justru dengan adanya cache atau file-file temporary di dalam komputer Anda, sistem akan lebih mudah menemukan informasi yang dibutuhkan. Karena biasanya cache akan menyimpan beberapa informasi yang mungkin dibutuhkan dari suatu aplikasi untuk bisa berjalan lebih cepat. Tapi jika jumlah cache juga sudah terlalu banyak,padahal tidak semua informasi tersebut Anda butuhkan, maka performa komputer Anda akan semakin menurun.

Apakah Cache Itu?

pembersih virus

Secara etinologi, kata cahce berasal dari bahasa Perancis yang artinya tempat menyembunyikan atau bisa juga diartikan tempat menyimpan. Hal ini memang merupakan fungsi awal adanya cache, yaitu sebagai penyimpan data sementara. Cache sendiri adalah sekumpulan data-data yang pernah Anda gunakan pada sebuah aplikasi tertentu.

Beberapa aplikasi pembersih virus yang ada di komputer Anda akan menyimpan data yang dirasa oleh aplikasi tersebut masih penting dan bisa membantu Anda saat akan mengakses aplikasi yang sama di lain waktu. Karena tidak semua cache itu penting, maka ada baiknya Anda perlu melakukan pembersihan secara berkala. Pembersihkan cache pada komputer Anda akan meningkatkan kembali performa komputer Anda, sehingga komputer Anda akan kembali ngebut seperti biasanya.

Cara Membersihkan Chache Komputer Dengan Sistem Operasi Windows

pembersih virus

Dalam artikel ini akan dibahas tentang bagaiman cara membersihkan cache komputer yang berjalan pada sistem operasi Windows. Untuk Anda yang memiliki komputer atau laptop dengan sistem operasi Windows, baik Windows XP, Windows Vista, Windows 7, 8 atau 10 Anda bisa menggunakan cara-cara yang akan dijabarkan dalam artikel ini.

Setidaknya ada 4 cara membersihkan cache komputer dengan pembersih virus yang bisa Anda coba pada komputer Anda. Dari ketiga cara ini ada yang menggunakan aplikasi pembersih virus ada yang tidak menggunakan aplikasi sama sekali. Beberapa aplikasi tambahan yang bisa Anda gunakan untuk membersihkan cache pada komputer Anda seperti aplikasi CC Cleaner atau bisa juga menggunakan aplikasi cleaner dari AVG berupa PC TuneUp. Anda bisa mengikuti terus artikel ini untuk mencoba semua cara membersihkan cache komputer Anda.

Cara 1: Menggunakan Fitur Run pada Windows

Cara pertama yang bisa Anda coba adalah dengan download pembersih virus menggunakan fitur Run dari Windows untuk bisa menemukan letak file-file cache di dalam komputer Anda. Anda hanya perlu membuka fitur run dengan mencarinya di start menu atau menggunakan short cut key “Windows + R” . Dengan cara ini Anda tidak akan memerlukan install aplikasi untuk bisa menghapus cache pada komputer Anda.

Setelah Anda menekan tombol “Windows + R” maka fitur Run pada Windows Anda akan muncul. Kemudian Anda hanya tinggal mengetikan perintah %temp% dan menekan enter untuk mengeksekusi. Kemudian Anda akan dibawa masuk kedalam Folder Temporary, dan yang bisa Anda lakukan adalah membersihkan semua file dan directory pada folder tersebut.

Kemudian Anda bisa menjalankan kembali fitur Run dengan kembali menekan “Windows + R” dan ketikan Temp dan enter. Anda akan kembali dibawa ke sebuah folder yang berisi file-file temporary Windows. Hal yang akan Anda lakukan kembali adalah menghapus semua file tersebut.

Cara 2: Menggunakan Aplikasi Windows Disk Cleanup

pembersih virus

Sistem operasi Windows pada komputer Anda sudah dilengkapi dengan sebuah aplikasi yang dinamakan Disk Cleanup. Dengan menggunakan aplikasi ini, Anda akan bisa menghilangkan semua file cache yang ada di komputer Anda termasuk yang ada di dalam Recycle Bin. Berikut ini adalah langkah yang harus Anda lakukan untuk menggunakan aplikasi pembersih virus ini.

  • Klik menu Start
  • Pilih Program
  • Masuk ke pilihan Accessories lalu masuk ke System Tool
  • Dalam System Tool, Anda bisa pilih Disk Cleanup

Setelah semua langkah tersebut Anda jalani, maka Anda akan melihat tampilan berupa beberapa partisi yang ada di dalam komputer Anda. Anda bisa memilih salah satu partisi atau drive yang ingin dibersihkan dengan aplikasi Disk Cleanup. Tunggu beberapa saat sampai muncul beberapa pilihan, setelah itu Anda bisa mencentang seluruh pilihan yang ada.

Dan klik OK, lalu Anda hanya perlu menuggu sampai seleruh proses pembersihan selesai. Semakin besar ukuran hard disk Anda maka akan semakin lama proses membersihkannya. Setelah selesai Anda tidak akan menemukan lagi banyak file cache di komputer Anda.

Cara 3: Menggunakan Aplikasi Tambahan CCleaner

Cara ketiga yang juga cukup mudah adalah dengan menggunakan sebuah aplikasi tambahan yang bernama CCleaner. Aplikasi ini sudah sangat lama ada, dan adalah software gratis yang dikembangkan oleh sebuah perusaan bernama Piriform Ltd. Dengan menggunakan aplikasi ini, Anda akan dengan mudah mengoptimalkan kinerja komputer Anda.

Aplikasi CCleaner mampu melakukan kontrol pada semua aplikasi yang ada pada komputer Anda, dan dapat juga digunakan untuk membersihkan cache pada komputer Anda. Tidak hanya membersihkan cache, namun juga bisa membersihkan cookies, history browser dan file-file lain yang tidak digunakan.

Aplikasi yang cukup ringan ini tidak akan membebani kerja komputer Anda, karenanya aplikasi ini sangat popular digunakan banyak pengguna Windows. Cara membersihkan cache komputer dengan menggunakan aplikasi CCleaner adalah sebagai berikut:

  • Unduh lalu install atau pasang aplikasi CCleaner. Anda akan dengan mudah menemukan aplikasi gratis ini dengan mencarinya di internet.
  • Setelah aplikasi selesai terinstall, Anda dapat langsung masuk ke dalam aplikas CCleaner dan tunggu aplikasi selesai melakukan pemindaian semua file cache yang ada di komputer Anda.
  • Setelah proses pemindaian selesai, Anda bisa mencentang semua pilihan yang Anda inginkan. Lalu klik “Jalankan CCleaner”. Dan secara otomatis CCleaner akan membersihkan semua file cache yang menumpuk di komputer Anda.
  • Langkah selanjutnya Anda hanya perlu menunggu semua proses pembersihan selesai. Dan akhirnya cache di komputer Anda akan hilang.

Cara 4: Menggunakan Aplikasi AVG TuneUp

pembersih virus

Dengan menggunakan aplikasi AVG TuneUp, Anda hanya perlu menjalankan tiga langkah mudah untuk bisa membuat komputer Anda bebas dari cache. AVG TuneUp diklaim bisa membantu untuk mempercepat kinerja dari komputer Anda dan bisa membebaskan ruang dari file-file yang tidak diperlukan.

Berikut ini adalah langkah yang akan Anda lakukan untuk membuat komputer Anda memiliki lebih banyak ruang.

  • Unduh dan install aplikasi dari AVG TuneUp melalui situs resmi AVG. Anda bisa mengunduhnya secara gratis namun untuk aktivasi full servis Anda akan dikenakan biaya Rp. 299.000.
  • Setelah aplikasi terinstall dengan sempurna, Anda bisa menjalankannya dan masuk ke dalam halaman muka. Begitu program dijalankan, aplikasi akan langsung melakukan pemindaian komputer Anda.
  • Setelah pemindaian selesai, Anda hanya tinggal mengklik pilihan “Free Up Space:” dan semua file-file yang tidak berguna akan segera dihilangkan dari komputer Anda.

Cara kerja yang ditawarkan AVG TuneUp memang hampir sama dengan yang diberikan CCleaner, namun AVG TuneUp memeliki pilihan fitur yang jauh lebih lengkap dan handal. Tentu saja dengan harga programnya yang cukup mahal, pastinya akan memberikan kemampuan yang lebih dari software yang gratis.

Beberapa fitur tambahan yang akan semakin melengkapi kemampuan dari AVG TuneUp untuk menjaga kecepatan performa komputer Anda antara lain adalah dengan menyempurnakan kemampuan AVG Disk Cleaner yang juga terdapat dalam paket AVG TuneUp. Selain itu hasil pemindaian AVG diklaim lebih mendalam sehingga akan dapat menemukan dimana letak semua cache yang disembunyikan oleh aplikasi yang ada di komputer Anda.

Salah satu fitur yang akan membantu dalam mempercepat kinerja komputer Anda adalah fitur Browser Cleaner. Setiap saat, kala Anda sedang menjelajah web, pastinya akan tercipta file-file temporary yang tersembunyi. Bahkan saking tersembunyinya, kadang-kadang browser Anda juga tidak dapat melacak dimana lokasi penyimpananya. Karenanya AVG TuneUp menciptakan fitur Browser Cleaner yang akan dapat melakukan pemindaian menyeluruh untuk dapat menemukan di mana file-file temporary itu tersimpan.

Demikian artikel mengenai cara membersihkan cache komputer dengan pembersih virus, semoga bermanfaat dan dapat memberikan Anda tambahan pengetahuan.

Cara Mengunci Folder Dengan Password Di Komputer

Hasil gambar untuk mengunci folder di komputer

Komputer dan laptop merupakan alat yang sangat penting bagi banyak orang. Bahkan komputer sudah menjadi kebutuhan untuk bekerja dan berbisnis. Komputer dan laptop juga menjadi alat untuk hiburan seperti untuk main game, menonton, dan kegiatan lainnya.

Komputer juga menjadi penting karena terdapat data-data penting didalamnya. Sebagian orang bahkan lebih menyayangkan data yang disimpan di komputer hilang, dari pada kehilangan komputer itu sendiri. Karena begitu pentingnya data di dalam komputer tersebut.

Selain hilang, tentu kita juga tidak ingin data-data di komputer kita bisa dilihat oleh orang lain. Apalagi kalau file-file tersebut bersifat pribadi.

Nah, karenanya Anda harus mulai mengunci folder yang Anda buat di komputer. Mengunci folder ini adalah salah satu langkah yang bisa Anda lakukan untuk melindungi file-file penting Anda agar tidak diketahui orang lain.

Pada artikel kali ini, akan dibahas mengenai cara mengunci folder di komputer. Dalam hal ini kami akan bahas untuk Windows XP, Vista, Windows 7, Windows 8, dan Windows 10.

Bagi Anda yang ingin supaya suatu folder di dalam komputer atau laptop Anda berbasis Windows tidak bisa diakses oleh sembarang orang, maka Anda bisa menguncinya dengan cara mengunci folder dengan password. Dengan catatan, jangan sampai Anda lupa password nya ya, atau backup dahulu semua file di dalam folder yang ingin Anda kunci jika nanti suatu saat Anda lupa dengan passwordnya.

Berikut langkah-langkah Cara Mengunci Folder Dengan Password Di Komputer.

Cara Mengunci Folder pada Windows XP Professional

Hasil gambar untuk mengunci folder di windows xp

Untuk cara pertama bagaimana cara mengunci folder yang ada di Windows XP Professional Edition, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Pilih file atau folder yang Anda pilih untuk diberi password.
  • Klik kanan pada file atau folder kemudian klik Properties.
  • Pada tab General, klik tombol Advanced.
  • Centang opsi “Encrypt contents to secure data“.
  • Klik Apply dan kemudian klik OK.

Kalau dengan cara pertama ini, Anda tidak perlu memasukkan password, tetapi pengguna akun lain tidak bisa mengakses file atau folder tersebut.

Cara Mengunci Folder pada Windows XP Home

Untuk cara kedua bagaimana mengunci folder yang ada di Windows XP Home Edition, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Pilih file atau folder yang Anda pilih untuk diberi password.
  • Klik kanan pada file atau folder kemudian klik Properties.
  • Klik pada tab Sharing.
  • Centang opsi “Make this folder private“.
  • Klik Apply dan kemudian klik OK.

Jika opsi “Make this folder private” tidak bisa Anda pillih, maka pastikan terlebih dahulu file dan folder berada di dalam folder dokumen pengguna, misalnya nama akun Anda adalah Teknologi, maka pastikan file dan folder tersebut ada di dalam path:

C:\Documents and Settings\Teknologi\

Karena jika di luar path tersebut cara di atas tidak bisa dilakukan.

Cara Memberi Password Pada Folder Windows Vista, 7, 8, dan 10

Hasil gambar untuk Cara Mengunci Pada Folder Windows Vista, 7, 8, dan 10

Selanjutnya untuk membuat password pada folder yang ada di Windows Vista, 7, 8, dan 10, maka Anda harus menggunakan aplikasi pihak ketiga atau membuat file .bat sendiri.

Aplikasi pihak ketiga gratisan yang bisa Anda coba berikut ini:

  • 7Zip
  • AXCrypt

Kalau Anda mau yang berbayar Anda juga bisa coba aplikasi berikut ini:

  • Folder Guard
  • Protected Folder

Kalau hanya ingin mengenkripsi saja seperti pada windows XP di atas Anda bisa gunakan cara berikut ini:

  • Pilih file atau folder yang Anda pilih untuk diberi password.
  • Klik kanan pada file atau folder kemudian klik Properties.
  • Pada tab General, klik tombol Advanced.
  • Centang opsi “Encrypt contents to secure data“.
  • Klik Apply dan kemudian klik OK.

Cara Memberi Password Pada Folder Windows 10

Hasil gambar untuk Cara Mengunci Pada Folder Windows 10

Nah untuk Anda pengguna Windows 10 bisa mencoba metode berikut ini sebagai cara mengunci folder di laptop Anda yaitu dengan cara membuat file .bat sendiri (risiko tidak ditanggung), langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Buka folder yang ingin Anda proteksi
  • Klik kanan pada folder kemudian pilih New>Text Document
  • Tekan Enter kemudian klik dua kali pada file untuk membukanya
  • Masukkan kode berikut ke dalam file txt:

cls

@ECHO OFF

title Folder Locker

if EXIST “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}” goto UNLOCK

if NOT EXIST Locker goto MDLOCKER:CONFIRM

set/p “cho=>”

if %cho%==Y goto LOCK

if %cho%==y goto LOCK

if %cho%==n goto END

if %cho%==N goto END

echo Invalid choice.

goto CONFIRM

:LOCK

ren Locker “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}”

attrib +h +s “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}”

echo Folder locked

goto End

:UNLOCK

echo Enter password to Unlock folder

set/p “pass=>”

if NOT %pass%==Your-Password-Here goto FAIL

attrib -h -s “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}”

ren “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}” Locker

echo Folder Unlocked successfully

goto End

:FAIL

echo Invalid password

goto end

:MDLOCKER

md Locker

echo Locker created successfully

goto End

:End

Jika sudah, selanjutnya langkah-langkah yang Anda lakukan adalah:

  • Cari di dalam kode tulisan yakni “Your-Password-Here” (tidak menggunakan tanda kutip)
  • Ganti tulisan tersebut dengan password yang ingin Anda gunakan, misalnya adalah “if NOT %pass%==TEKNOLOGI goto FAIL” apabila Anda ingin passwordnya adalah TEKNOLOGI.
  • Pilih menu File>Save As
  • Ubah format file pada menu dropdown di bawah nama file dari “Text Documents (*.txt)” menjadi All Files.
  • Ubah nama file menjadi “FolderLocker.bat” tanpa tanda kutip
  • Klik Save
  • Klik dua kali pada file FolderLocker
  • Nantinya Anda buat folder baru bernama Locker
  • Masukkan file yang ingin Anda proteksi ke dalam folder baru tersebut
  • Klik dua kali pada file FolderLocker
  • Nantinya akan muncul kotak dialog bertuliskan “Are you sure you want to Lock the Folder (Y/N)“
  • Ketik Y pada keyboard lalu tekan Enter
  • Nantinya folder Locker akan menghilang alias disembunyikan sehingga tidak bisa diakses oleh siapapun.
  • Untuk mengakses folder maka Anda tinggal klik dua kali pada file FolderLocker dan masukkan password untuk folder tersebut.
  • Amankan file FolderLocker.bat ke tempat lain atau dihapus untuk menghindari file diedit, nanti Anda tinggal buat file .bat baru dan masukkan kode serupa untuk membuka folder.
  • Untuk mengubah password, klik kanan pada file FolderLocker.bat lalu pilih menu Edit lalu masukkan password yang baru seperti cara yang ditunjukkan di awal langkah ini.

Namun untuk cara diatas beberapa kelemahan metode ini antara lain adalah:

Hasil gambar untuk mengunci folder dengan password

  1. Orang lain yang paham akan bisa membuka file .bat dan mengedit password sehingga berpotensi bisa dibuka orang lain
  2. File dan Folder yang disembunyikan akan dapat dicari dengan menggunakan fitur Search

Tetapi ya cara ini bisa cukup ampuh terutama apabila yang membuka PC Anda adalah mereka yang tidak mengerti mengenai windows.

Cara-cara diatas bisa Anda pilih salah satu sesuai kebutuhan Anda. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba ya.