Teknologi Informatika: Pengertian dan Komponennya

Teknologi informatika adalah sebuah disiplin ilmu atau studi yang mempelajari implementasi, perancangan, dukungan, manajemen, hingga pengembangan sebuah sistem informasi yang memanfaatkan basis komputer.

Adapun basis komputer yang digunakan mencakup dua hal, yaitu hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak). Pengertian teknologi informatika sendiri berbeda-beda dari setiap sumber dan setiap ahli, berikut adalah beberapa pengertian teknologi berbasis komputer ini, komponen, tujuan, dan lainnya.

Pengertian Teknologi Informatika (TI) dari Ahli

Jika dipandang dari Wikipedia, maka informatika merupakan kegiatan manusia yang berupa berkomunikasi. Fungsinya adalah untuk membantu, mengubah, menyimpan, serta menyebarkan informasi menggunakan perangkat elektronik yang disebut sebagai teknologi.

Mc Kewon mengartikannya sebagai segala sesuatu yang dibuat untuk mengubah, menggunakan, menciptakan, dan menyimpan informasi. Martin beranggapan bahwa studi ini tak hanya mempelajari perangkat keras dan perangkat lunak saja, menurutnya hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan berkomunikasi juga bisa disebut dengan istilah ini.

Sedangkan Williams dan Sawyer menyebut bahwa teknologi informasi merupakan teknologi yang fungsinya memainkan komputer dengan jalur informasi dengan kecepatan tinggi berupa video, gambar, data, atau suara.

ITTA (Information Technology Association of America) menyatakan bahwa basis teknologi ini akan memproses pengolahan, penyebaran, serta penyimpanan informasi yang berupa teks, vokal, numerik, gambar melalui mikroelektronika supaya bisa digunakan untuk komputasi dan telekomunikasi.

Komponen TI

Beberapa ahli atau sumber memang mengatakan teknologi informatika komputer hanya mencakup dua hal, yaitu perangkat keras dan perangkat lunak. Namun, sejauh ini pengertian teknologi ini sudah dikupas lebih dalam dan akhirnya membuat komponen teknologi tak hanya dua hal itu saja.

Perkembangan teknologi informatika membuat komponen dari teknologi ini mencakup lima hal, yaitu perangkat keras, perangkat lunak, infoware, fireware, dan brainware. Berikut adalah penjelasan dari satu per satu komponen tersebut.

Perangkat keras atau hardware merupakan komponen yang tampak (bisa dipegang, bisa dilihat) yang mana akan dioperasikan oleh pengguna atau operator. Perangkat keras ini tidak bisa berjalan jika tidak dioperasikan oleh operator yang mana disebut juga sebagai brainware.

Ada banyak sekali yang termasuk dalam perangkat keras. Perangkat keras dari suatu kesatuan komputer saja mencakup monitor, keyboard, CPU, mouse, dan lainnya.

Sedangkan contoh perangkat keras masih banyak, antara lain joystick, touchpad, kabel data, processor, sound system, kartu memori, charger, stabilizer, dan lain-lain.

Perangkat lunak atau software merupakan media perantara dari perangkat keras dan operator. Fungsi atau kinerja perangkat keras bisa teraisasi oleh adanya software in. Software yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari kita antara lain Microsoft Word, Corel Draw, Microsoft Excel, Google, Adobe Reader, dan masih banyak lagi.

Jenis Software

Software sendiri digolongkan menjadi dua jenis, yaitu software sistem dan software aplikasi. Software sistem merupakan software yang penting atau sebagai jembatan antara perangkat keras komputer dengan software aplikasi. Tak ada software sistem maka software aplikasi kurang bisa berjalan. Adapun contoh software sistem antara lain Unix, Linux, dan Windows.

Sedangkan software aplikasi merupakan sistem software yang mendukung sistem operasi atau software sistem untuk memaksimalkan fungsi komputer. Contoh Contoh software aplikasi antara lain AutoCad, Coreldraw, Photoshop, dan Microsoft Office.

Infoware diartikan sebagai dokumentasi dari adanya data atau informasi yang dijalankan oleh software sistem maupun software aplikasi. Fireware adalah tempat untuk media penyimpan yang sifatnya permanen, fungsinya tentu untuk menyimpan data atau informasi berupa infoware.

Yang terakhir adalah brainware, brainware atau user juga merupakan komponen penting dalam sistem operasi komputer. Tanpa brainware, perangkat keras dan perangkat lunak tidak bekerja karena tidak ada yang mengoperasikannya.

Tujuan Teknologi Informatika

Tentunya sebagai suatu basis komputer sekaligus disiplin ilmu, teknologi informatika memiliki tujuan. Tujuannya tidak lain adalah membantu aktivitas manusia. Tujuan utama dari teknologi yang berbasis informatika dan komputasi ini adalah membantu manusia dalam memecahkan masalah, serta realisasi peningkatan pada efektivitas serta efisiensi dalam pemecahan masalah.

Teknologi juga mendorong manusia untuk meningkatkan kreativitas. Benar saja, seiring berkembangnya teknologi manusia harus lebih bisa fleksibel dan menciptakan software-software baru yang lebih relevan.

Intinya, teknologi sangat membantu manusia dalam beraktivitas sehari-hari baik itu di bidang ekonomi, desain, pendidikan, dan lainnya. Untuk selebihnya akan dibahas pada manfaatnya.

Fungsi Teknologi Informatika

Ada enam poin utama yang merupakan fungsi dari teknologi ini, yaitu transmission, retrieval, storage, generating, processing, dan capture. Transmission merupakan fungsi untuk transmisi yaitu menyalurkan informasi dan data dari lokasi satu ke lokasi lain tak lain dengan memanfaatkan eksistensi jaringan, data, dan komputer.

Fungsi Retrieval

Teknologi mampu melakukan fungsi retrieval yaitu untuk mencari kembali data atau informasi yang hilang. Misalnya saja mencari data atau informasi klien yang terhapus atau hilang karena hal lainnya. Fungsi storage paling sering dilihat orang karena kapasitasnya.

Fungsi Storage

Storage merupakan media penyimpanan data dan informasi, baik itu berupa file dokumen, gambar, video, audio, dan jenis file lainnya. Storage membuat brainware merasa nyaman jika kapasitasnya besar. Oleh karena itu, smartphone masa kini berlomba-lomba supaya laku di pasaran dengan menawarkan kapasita storage yang besar.

Fungsi Generating

Fungsi generating bisa kita buktikan sendiri dengan kemampuan teknologi untuk membuat sesuatu, contohnya adalah membuat grafik visual, membuat tabel, membuat audio, membuat dokumen, dan lainnya. Fungsi ini juga erat kaitannya dengan aksi brainware, karena tanpa brainware contoh-contoh tersebut tidak bisa dibuat sendiri oleh komputer.

Fungsi Processing

Mengolah atau fungsi processing membantu manusia dalam mengolah informasi dan data serta menganalisis hal yang perlu dianalisis. Sistem pengolahan ini bisa berupa menghitung, mengkonversi, hingga menghubungkan atau menggabungkan banyak informasi sekaligus menjadi satu informasi.

Fungsi Capturing

Fungsi terakhir yaitu menangkap atau capture, teknologi mampu menangkap gambar dengan fitur kamera atau scanner, juga bisa menangkap input berupa huruf menggunakan keyboard.

Manfaat TI

Ada banyak sekali hal yang bisa memanfaatkan eksistensi teknologi informatika, dan manfaat-manfaat tersebut hampir menyeluruh ke semua bidang. Bidang pendidikan, bisnis, ekonomi, finansial, sains, dan lainnya.

Teknologi informatika dalam bidang pendidikan memudahkan guru tetap terkoneksi pada siswa dengan adanya aplikasi room chat atau diskusi maya yang menyatukan mereka. Siswa juga menjadi lebih mudah mencari informasi terkait materi yang dipelajarinya di luar kegiatan belajar mengajar. Tak hanya antara guru dan siswa saja, manfaat ini juga bisa dirasakan oleh dosen dan mahasiswa.

Di bidang ekonomi dan finansial orang bisa dengan mudah melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja. Tak perlu lagi melakukan antri untuk membeli tiket transportasi atau tiket hiburan karena tiket sudah bisa didapatkan melalui smartphone.

Orang juga menjadi lebih mudah dalam mengurusi tabungannya atau keuangannya karena sudah ada layanan banking yang bisa mengecek saldo dan transfer uang dari genggaman tangan. Teknologi di bidang bisnis membantu pebisnis mempromosikan bisnisnya dengan mudah dan bisa kapan saja. Bahkan promosi melalui online dinilai lebih efektif karena sudah banyak orang yang menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-harinya.